Halaman

Tampilkan postingan dengan label Manusia dan Hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manusia dan Hewan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Desember 2018

9 Hal yang Membuat Punya Hewan Peliharaan itu Asyik

Hewan peliharaan adalah hewan yang tinggal bersama manusia dan dirawat oleh manusia tersebut. Dirawat disini meliputi dicukupi makanannya, disediakan tempat tinggalnya, dan diperhatikan keberadaannya atau kesehatannya.

Sebenarnya kalau dilihat dari keberadaannya dan juga hubungannya dengan manusia, hewan itu bisa dikategorikan dalam tiga golongan.

Pertama hewan liar, yaitu hewan yang hidup bebas baik di perkampungan, hutan, sungai ataupun laut.

Kedua hewan peliharaan, yaitu hewan yang dirawat manusia untuk hobi atau kesenangan.

Ketiga hewan ternak, yaitu hewan yang dipelihara manusia karena untuk diambil manfaatnya. Semisal daging, susu, telur atau yang lainya.

Masalah hewan peliharaan, kalau kita tanya pada pemilik hewan peliharaan mengapa mereka memelihara hewan tersebut... jawaban yang paling banyak terlontar pastinya adalah suka atau senang.
Memang, memelihara hewan punya keasyikan tersendiri, dan itu hanya bisa dirasakan oleh orang yang punya kasih sayang alias senang pada binatang.

Bagi yang belum pernah memelihara hewan, pastinya bertanya-tanya apa asyiknya punya hewan peliharaan?
Bikin repot saja...
Merawat hewan peliharaan memang gampang-gampang susah. Selain harus memberi makan dan tempat tinggal, susahnya lagi kita harus sabar merawatnya karena ada kemungkinan hewan tersebut susah mandi, berbulu atau berambut lebat, berkulit sensitif, dan lain sebagainya.

Selain perawatan untuk bulu atau rambut hewan peliharaan, kita juga harus memperhatikan kebersihan kuku mereka. Jika kuku hewan peliharaan dibiarkan panjang, hal ini dapat membahayakan hewan tersebut karena dapat melukai tubuhnya. Termasuk melukai kita sebagai pemiliknya meski hal itu bisa terjadi tanpa sengaja.

Itu mungkin beberapa kesulitan yang harus dihadapi orang yang punya hewan peliharaan. Akan tetapi disamping hal tersebut, ada banyak manfaat dan keuntungan dari memelihara hewan. Diantaranya adalah :

1. Menurunkan stress
Menurut psikologi, aktifitas menyenangkan dengan hewan peliharaan akan meningkatkan kadar hormon dopamin dan serotonin. Hal ini akan membantu menimbulkan perasaan bahagia dan tenang.

2. Melatih tanggung jawab
Tanggung jawab merupakan bentuk kekuatan mental, ini bisa dilatih dengan bertanggung jawab terhadap hewan peliharaan.

3. Menjadi hobi positif
Memelihara hewan adalah kegiatan yang butuh alokasi waktu tersendiri untuk melakukannya. Itu bisa dilakukan pada waktu senggang atau kita jadwal sendiri waktu yang tepat dalam pelaksanaannya. Dengan menekuninya kita bisa terhindar dari terjerumus pada kegiatan yang negatif, karena kita sudah punya kegiatan lain yang lebih positif.

4. Bertemu teman baru
Sekarang ini sudah banyak grup-grup pecinta hewan, dengan masuk grup tersebut akan menambah teman baru yang punya kesamaan hobi. Disana juga kita bisa ngobrol dan sharing-sharing yang tentu juga menjadi kesenangan tersendiri.

5. Merasa di dengar
Sering kali seseorang kesulitan untuk mengutarakan dan mengungkapkan sesuatu karena satu atau lain hal. Hewan peliharaan bisa menjadi tempat kita curhat. Mereka bisa menjadi pendengar yang setia, walaupun tentunya tidak akan bisa dimintai pendapat, he..he...

6. Menjadi penjaga keamanan diri kita
Hewan peliharaan sangatlah mengerti dengan bahasa kasih sayang yang kita berikan kepada mereka. Mereka akan melindungi kita jika kita berada dalam kondisi bahaya. Contoh nyatanya adalah memelihara anjing. Jika kita menyayanginya dengan tulus dan ikhlas, anjing tersebut bisa kita gunakan untuk menjaga diri kita dan keluarga dari ancaman dan marabahaya yang bisa mengintai kita setiap saat.
Disinilah peranan balas budi yang dilakukan oleh hewan peliharaan kepada para majikannya yang selalu menyayanginya secara tulus dan ikhlas.

7. Merupakan bentuk cinta kasih kepada makhluk Tuhan
Hewan juga merupakan makhluk ciptaan Tuhan, dengan menyayanginya berarti kita juga sudah berbuat sebuah kebaikan. Dan Allah sudah berjanji, sekecil apapun sebuah kebaikan maka akan ada balasannya.

8. Bisa mengusir hama atau hewan pengganggu yang datang
Hewan peliharaan juga bisa berfungsi sebagai pemburu dan pengusir hewan pengganggu. Contohnya adalah memelihara kucing. Tikus yang biasanya menjadi pemakan segala dan pembuat kotor, tidak akan bisa berbuat semaunya dengan adanya kucing dirumah.

9. Menjadi peluang bisnis
Hewan peliharaan yang dirawat dengan baik bisa saja akan berkembang biak menjadi lebih banyak. Ini bisa menjadi peluang untuk menghasilkan pemasukan tambahan dengan menjual anak keturunannya. Bisa jadi ini menjadi bisnis baru bagi kita.

Pada masa sekarang bisnis yang berhubungan dengan hewan peliharaan adalah bisnis yang menggiurkan. Hal ini terjadi karena punya hewan peliharaan tidak hanya hobi tapi juga trend. Bisnis tersebut tidak hanya terfokus pada binatang peliharaan itu sendiri, tetapi juga  segala sesuatu yang terkait pada binatang tersebut. Misalnya tempat penitipan hewan, klinik hewan, kandang hewan, aksesoris dan lain sebagainya.

Bisa jadi punya hewan peliharaan adalah hobi yang menguntungkan, yaitu sebuah kesenangan yang menghasilkan pundi-pundi uang. Seperti kata Kang Emil. Gubernur Jawa Barat, "Pekerjaan yang paling menyenangkan di dunia itu adalah hobi yang dibayar".

Kamis, 20 Desember 2018

Hewan pun akan Sayang bila Disayang: Kisah Paewkate dan Kerbaunya

Kasih sayang adalah salah satu nikmat yang dilimpahkan Tuhan kepada makhluk-Nya. Nikmat yang harus selalu kita syukuri. Masih adanya bumi beserta isinya adalah contoh adanya sifat kasih sayang tersebut. Coba bayangkan kalau sifat kasih sayang tidak ada sejak jaman dahulu. Mungkin bumi juga sudah rusak sejak dahulu kala. Kita juga ada, salah satunya adalah berkat adanya sifat kasih sayang tersebut, yaitu dari kedua orang tua kita.

Tuhan telah memberikan nikmat kasih sayang pada seluruh mahluk-Nya. Mungkin kadar yang dimiliki saja yang berbeda-beda dari tiap mahluk. Sejahat-jahatnya seorang penjahat pasti masih terselip sifat kasih sayang pada dirinya. Demikian juga sebuas-buasnya seekor hewan, pasti ada rasa kasih sayangnya juga. Tugas kita sebagai manusia adalah menjaga rasa kasih sayang tersebut agar tumbuh besar bukan malah mengecil lalu hilang.

Kasih sayang tidak hanya bisa timbul dari dalam satu jenis spesies saja, tetapi juga dari spesies yang berbeda. Contohnya antara manusia dan hewan. Berikut merupakan cerita persahabatan manusia dan hewan yang penulis ceritakan kembali dikutip dari detik.com.

Kejadian ini berlangsung di Thailand, sekitar bulan November 2018. Seorang petani bernama Surat Paewkate awalnya tidak menyangka bisa bersahabat dengan kerbau bernama Thong Kam. Sehari-hari Paewkate dibayar  untuk merawat kerbau tersebut.

"Thong Kam sangat baik dan manis. Dia senang jalan-jalan di sawah sambil saya tunggangi," kata Paewkate.


Saking akrabnya, Paewkate mengajak kerbau itu selfie dan mengunggahnya di Facebook. Setelah beberapa kali jepretan, Paewkate sadar ternyata Thong Kam 'sadar kamera' dan ikut berpose.
"Thong Kam mulai maniru pose saya. Dia melihat kamera, mendekati saya, dan terlihat tersenyum," kata Paewkate.

Foto-foto mereka berdua pun viral di Thailand. Netizen pun meminta lebih banyak foto petani dan kerbau tersebut.

Tapi, persahabatan manusia dan kerbau tersebut hampir terpisahkan saat Thong Kam hendak dijual pemiliknya. Meski sedih, Paewkate tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak punya uang.
Hal itu lalu ia sampaikan ke Facebook. Paewkate mengaku butuh 100.000 Thai Baht (sekitar 43 juta) untuk membeli kerbau kesayangannya itu.

Netizen pun ramai-ramai mendonasikan uang untuk Paewkate dan Thong Kam. Dalam 2 hari, dia berhasil mengumpulkan 135.969 Thai Baht dan menutup pengumpulan donasi.


Mimpi Paewkate pun jadi nyata. Dia akan resmi menjadi pemilik Thong Kam lewat sebuah prosesi.
"Saya harus mengucapkan terima kasih kepada semua orang. Saya akan menjaga Thong Kam untuk selalu bahagia sepanjang hidupnya," ucap Paewkate.

"Saya pernah bermimpi punya sawah, rumah, dan kerbau yang bisa saya tunggangi saat berangkat kerja. Bersama Thong Kam, mimpi terakhir saya menjadi nyata," sambungnya.

Itu hanya salah satu contoh dari rasa kasih sayang antar makhluk, walaupun berbeda spesies. Kasih sayang akan tumbuh kalau kita mau memupuknya. Kasih sayang akan mendatangkan kedamaian, sedangkan permusuhan hanya akan mendatangkan kesengsaraan.

Rabu, 19 Desember 2018

Menyayangi Hewan adalah Kebajikan dan Menyengsarakannya adalah Kemungkaran

Manusia dan hewan adalah dua mahluk yang sama-sama ciptaan Allah SWT. Tentu saja manusia lebih unggul karena diberi akal pikiran yang lebih sempurna. Tetapi terkadang keunggulan tersebut malah menjadikan manusia semena-mena terhadap makhluk lain. Seharusnya keunggulan tersebut digunakan untuk menyayangi dan membantu makhluk yang lebih lemah. Manusia yang lebih banyak punya potensi, haruslah menjadi penjaga kelestarian alam ini termasuk tumbuhan dan hewan didalamnya.

Kisah persahabatan manusia dan hewan sudah banyak sekali terjadi dan diceritakan. Salah satunya adalah perawi hadist yang sudah termashyur, yaitu Abu Hurairah. Yang mana, Abu Hurairah adalah nama julukan kerena kecintaannya pada kucing sehinga dia dipanggil Abu Hurairah yang artinya bapak kucing kecil.

Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi adalah nama asli Abu Hurairah (lahir 598 - wafat 678). Beliau adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadist dari nabi Muhammad SAW yakni sebanyak 5.374 hadist. Abdurrahman bin Shakhr mendapat julukan Abu Hurairah karena dia senang bermain dengan anak kucing. Suatu ketika beliau bertemu dengan Rasulullah SAW. Lalu Nabi bertanya apakah yang ada di lengan bajunya. Abu Hurairah lalu menunjukan lengan bajunya, dan disana terdapat seekor anak kucing kecil. Sejak itulah beliau mendapat julukan Abu Hurairah yang artinya bapak kucing kecil.

Abu Hurairah memang suka dengan kucing, beliau sering bermain dengannya ketika mengembalakan kambing. Kucing tersebut merupakan kucing liar yang beliau temukan. Beliau kemudian membawanya pulang dan merawatnya.

Yang dinamakan amal shaleh itu tidak hanya melulu urusan antar sesama manusia. Dengan mahluk selain manusia pun bila itu sebuah kebajikan juga dikategorikan amal shaleh. Oleh karenanya sangat dianjurkan untuk menyayangi binatang.
Dalam sebuah hadist diterangkan :
"Ketika tengah berjalan, seorang laki-laki mengalami kehausan yang sangat. Dia turun ke suatu sumur dan meminum darinya. Tatkala ia keluar tiba-tiba ia melihat seeokor anjing yang sedang kehausan sehingga menjulurkan lidahnya menjilat-jilat tanah yang basah. Orang itu berkata: “Sungguh anjing ini telah tertimpa (dahaga) seperti yang telah menimpaku.” Ia (turun lagi ke sumur) untuk memenuhi sepatu kulitnya (dengan air) kemudian memegang sepatu itu dengan mulutnya lalu naik dan memberi minum anjing tersebut. Maka Allah berterima kasih terhadap perbuatannya dan memberikan ampunan kepadanya.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasullulah, apakah kita mendapat pahala (bila berbuat baik) pada binatang?” Beliau bersabda: “Pada setiap yang memiliki hati yang basah maka ada pahala.” ( HR. Al-Bukhari dan Muslim )

Bahkan pada hewan sembelihanpun kita juga dianjurkan untuk berlaku sebaik mungkin.
Sebab Rasulullah bersabda,
“Barangsiapa menyayangi meskipun terhadap hewan sembelihan, niscaya Allah akan merahmatinya pada Hari Kiamat .” (HR. Bukhari)

Sebaliknya, menyiksa binatang juga sangat dilarang dalam Islam dan juga ada ancaman, lebih tepatnya sanksi tegas bagi pelakunya.
Dalam sebuah hadist diriwayatkan :
“ Seorang wanita disiksa karena kucing yang dikurungnya sampai mati. Dengan sebab itu dia masuk ke neraka, (dimana) dia tidak memberinya makanan dan minuman ketika mengurungnya, dan dia tidak pula melepaskannya sehingga dia bisa memakan serangga yang ada di bumi.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim , dari sahabat Abdullah bin Umar)

Artinya dibolehkan memelihara hewan, bahkan dengan cara mengurung sekalipun, asalkan terjamin makan dan minumnya berikut kesehatannya. Dalam arti jangan sampai lupa dan lalai dalam memberikan kasih sayang. Jika sampai melalaikan kewajiban tersebut, neraka sudah siap menanti sebagai bentuk adzab dari Allah Ta’ala.

Sebagaimana juga manusia yang punya hak asasi, binatang juga punyak hak-hak yang harus diperhatikan. Berikut diantaranya adalah :

1. Memperhatikan pemberian makanannya
Tidak hanya makanan ketika di rumah, binatang yang diajak atau digunakan bepergian juga harus diperhatikan ketersedian makanannya.

2. Tidak memeras tenaga binatang secara berlebihan
Ini berlaku untuk binatang yang biasanya dimanfaatkan tenaganya untuk suatu pekerjaan. Nabi telah melarang untuk memperkerjakannya melampaui batas.

3. Menajamkan pisau untuk menyembelih
Ini bertujuan agar proses penyembelihan berjalan cepat. Sehingga tidak menjadikan siksaan bagi binatang tersebut. Mengasah pisau sebaiknya juga tidak dilakukan didepan binatang tersebut.

4. Tidak memberi cap dengan besi yang dipanaskan
Hal ini dilarang karena akan menyiksa binatang tersebut.

5. Tidak menjadikan sebagai sasaran dalam latihan memanah atau sejenisnya
Hal ini juga dilarang karena akan memberikan siksaan bagi binatang tersebut.

Sudah sepatutnya manusia tidak mengeksploitasi keberadaan binatang secara berlebihan. Karena sesuatu yang berlebihan pasti akan buruk hasilnya.