Halaman

Rabu, 16 Januari 2019

Sebenarnya Nikah itu Enak Nggak sih?

image source: Pinterest
Sebelum membahas masalah enak nggak enak, kita bahas hukum nikahnya dulu.

Hukum asal nikah adalah sunah, karena merupakan anjuran dari Rasulullah. Hukum sunah ini diperuntukkan bagi seseorang yang memang sudah mampu secara lahir batin untuk melaksanakannya. 

Sebagaimana hadits Nabi riwayat Al-Bukhari nomor 4779 berikut ini:
يا معشر الشباب من استطاع منكم الباءة فليتزوج، فإنه أغض للبصر وأحصن للفرج، ومن لم يستطع فعليه بالصوم، فإنه له وجاءٌ
Artinya, “Wahai para pemuda, jika kalian telah mampu, maka menikahlah. Sungguh menikah itu lebih menenteramkan mata dan kelamin. Bagi yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa bisa menjadi tameng baginya.”

Hukum asal nikah memang sunah, akan tetapi ini bisa berubah melihat kondisi dan situasinya. Apabila seseorang sudah mampu secara lahir dan batin, dan juga punya hasrat yang tinggi sehingga ditakutkan akan melakukan perzinaan, maka wajib baginya untuk menikah demi menghindari perbuatan zina tersebut.

Demikian juga hukum nikah bisa berubah, jikalau seseorang dirasa masih ragu akan kemampuannya untuk menghidupi sebuah keluarga, dan juga keinginan menikahnya belum ada, maka hukumnya menjadi makruh. Hal ini ditakutkan kalau dia tetap dipaksakan berkeluarga, maka malah akan menjadikan kesengsaraan bagi keduanya. Bahkan hukum nikah bisa menjadi haram apabila ada niat jahat yang terselubung didalamnya. Misalnya dia nikah agar bisa leluasa menyakiti pasangannya, atau untuk mengeruk hartanya.

Lalu bagaimanakah keadaan setelah menikah? Enak nggak?

Nikah itu enak
Menurut pendapat beberapa orang yang sudah nikah, menikah itu punya banyak keuntungan alias enak.

1. Menghalkan sesuatu yang haram
Hubungan dua orang yang bukan muhrim adalah haram alias berdosa. Apabila sudah menikah kita bebas melakukan apapun, selama masih dalam koridor agama. Mau bercanda, bercengkerama, berduaan,ber hem..hem..hem, dan lain-lainnya menjadi boleh alias bebas.

2. Ada teman ngobrol dan curhat setiap diperlukan
Sebelum menikah, mungkin beberapa orang punya teman karib yang bisa diajak ngobrol dan curhat. Akan tetapi, bila sudah menikah, kita bisa ngobrol dan curhat lebih intens lagi dengan pasangan. Waktunya tak terbatas, bahannya bisa mulai dari A sampai Z atau dari nol sampai tak terhingga, dan bisa dilakukan dalam kondisi dan tempat yang bagaimanapun juga. Yang penting asyik aja, ehm..ehm..ehm..

3. Bisa punya anak
Anak adalah dambaan seseorang untuk meneruskan garis keturunannya. Dengan menikah, kita bisa punya anak dari darah daging kita sendiri dengan cara yang halal. Anak bisa jadi kebanggaan seseorang. Anak yang sholeh juga bisa menjadi ladang pahala bagi orang tuanya.

4. Pasangan atau keluarga bisa menjadi mood booster
Yang dimaksud mood booster disini adalah pendongkrak semangat. Ketika lelah melanda sesudah bekerja, dengan punya pasangan kita bisa bercanda atau bersenda gurau untuk menghilangkan rasa penat. Demikian juga keberadaan anak, mereka akan menjadi mood booster kita. Lelah kita akan terbayarkan oleh senyuman mereka.

Nikah itu nggak enak
Menurut beberapa narasumber juga, nikah itu juga banyak nggak enaknya.

1. Kebebasan terenggut
Keadaan sebelum menikah, dengan setelah menikah, pasti ada bedanya. Walaupun mungkin untuk beberapa orang hanya tipis. Kita tidak akan bisa pulang kerumah semau gue lagi, karena ada pasangan yang ditinggalkan dirumah. Hubungan dengan teman pun, tidak akan bisa seperti sebebas dulu lagi, karena kita juga harus memikirkan perasaan pasangan. Intinya, kebebasan kita akan terkurangi ketika sudah menikah.

2. Punya beban lebih
Ketika masih jomblo, yang penting adalah terpenuhinya kebutuhan diri sendiri, orang lain urusan belakangan. Ketika menikah, prinsip seperti itu harus dibuang jauh-jauh ke luar angkasa. Seorang suami harus menafkahi istrinya lahir batin, dan juga anak yang sudah dikaruniakan kepadanya. Demikian juga istri, harus mampu membahagiakan suami sesuai kemampuannya. Alhasil, suami istri punya tugas dan kewajiban masing-masing yang harus dijalankan ketika mereka sudah terikat dalam tali pernikahan.

3. Hidup lebih banyak tekanan
Dalam hidup tekanan itu pasti kita dapati. Selama kita masih hidup dengan sesama manusia alias bermasyarakat, tekanan bisa datang darimana saja. Dan tekanan itu akan bertambah banyak ketika kita sudah menikah. Tekanan ini bisa timbul dari faktor ekonomi, hubungan suami isteri, keluarga, ataupun masyarakat.

Ketiga faktor tersebut itulah yang paling banyak membuat sebuah bahtera rumah tangga menjadi hancur berantakan. Ketidakmampuan suami istri untuk menyelesaikan masalah rumah tangganya, adalah titik awal dari kehancuran tersebut.

Lha terus bagaimana?
Jadinya, nikah itu enak nggak?

Menurut beberapa sumber lagi, termasuk menurut penulis sendiri. Menikah itu lebih menentramkan dan membahagiakan. Berbagai macam keindahan dan kenikmatan akan kita dapatkan ketika sudah menikah. Dan tentunya keindahan dan kenikmatan yang kita dapat masih dalam jalur yang diridhoi oleh Allah SWT. Hal ini juga berarti, bahwa pahala akan terus mengalir dari perbuatan kita. Karena apa yang kita lakukan, mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Lalu bagaimana dengan resiko-resiko yang akan kita hadapi jikalau sudah menikah?

Selama manusia masih hidup, semuanya pasti ada resikonya. Dengan tidak menikah pun juga pasti ada resiko yang menyertainya. Dengan menikah kita bisa menghadapi resiko yang timbul secara bersama-sama. Tinggal bagaimana kita menyikapinya saja.

Dalam pernikahan memang dibutuhkan untuk mengesampingkan ego dari masing-masing pasangan, kita tidak bisa menang sendiri. Juga butuh saling memahami, saling pengertian, saling menjaga dan bisa mema'afkan ketika ada kesalahan dari pasangan. Semua itu memang sulit, tetapi bisa kita pelajari dan diterapkan seiring dengan berjalannya waktu. Dan semuanya akan menjadi lebih mudah, kalau niat kita menikah adalah karena mencari ridho Allah SWT, bukan karena menuruti hawa nafsu belaka.

Banyak pasangan juga sudah membuktikan, dengan menikah, cinta mereka malah menjadi lebih besar seiring dengan berjalannya waktu. Hal itu timbul karena kebersamaan yang telah terjalin diantara mereka. Terbiasa bersama, berinteraksi, menghadapi masalah bersama, juga bentuk kebersamaan-kebersamaan yang lain.
Seperti pepatah jawa, "witing treno jalaran songko kulino".

Hilangkan rasa pesimis!
Menikah memang butuh persiapan lahir batin, tapi menikah akan menjadi sebuah keindahan kalau niat kita adalah mencari ridho Allah.
Nikah yuk!

Rabu, 09 Januari 2019

Kisah Inspiratif: Setiap Hari Kepala Sekolah ini Memasak untuk Seluruh Muridnya

Guru adalah profesi yang mulia. Berkat gurulah kita bisa baca tulis dan punya ilmu pengetahuan. Begitu banyak kemanfaatan yang diberikan oleh seorang guru, sampai-sampai Sayyidina Ali RA merelakan dirinya menjadi budak bagi orang yang telah mengajarkan ilmu kepada Beliau walaupun satu huruf, jikalau memang itu diinginkan oleh sang guru tersebut.

Tugas utama seorang guru adalah menularkan ilmu yang dia punya kepada muridnya. Menurut pakar pendidikan, guru yang luar biasa adalah guru yang bisa menginspirasi murid-muridnya. Tidak hanya ilmu yang didapat oleh si murid, akan tetapi gurunya juga merupakan sumber inspirasi baginya.

Dilansir dari detik.com berikut kisah seorang guru yang menjadikan gurunya sebagai inspirasi dalam kehidupannya.

Zhang Zhanliang merupakan kepala sekolah di sebuah sekolah dasar, yang berada di pedalaman China, di Provinsi Jiangxi. Setiap harinya dia memasak dalam porsi yang sangat besar, untuk dibagikan kepada murid-muridnya, di mana sebagian besar orang tua mereka berkerja dan tidak ada yang mengurus mereka.

Dilansir SCMP (04/01), Zhang melakukan semua ini untuk membalas kebaikan gurunya ketika ia masih kecil. Zhang yang kini sudah berusia 45 tahun, dulunya merupakan seorang anak yatim, yang sering diberikan makanan dan pakaian oleh gurunya itu.
Kini ia bertekad untuk membalas kebaikan sang guru, dengan melakukan hal yang sama untuk murid-muridnya. Sejak 4 bulan yang lalu, setiap harinya Zhang membagikan makanan hangat yang bernutrisi untuk semua muridnya, hal ini membuatnya menjadi perbincangan hangat di media dan internet China.

"Anak-anak ini tidak kekurangan uang, tapi mereka kekurangan kasih sayang dari orang tua mereka," ungkap Zhang dalam sesi wawancara. Kepopuleran Zhang ini berawal dari video yang diunggah di situs Weibo, dan langsung mendapatkan banyak pengikut serta penggemar.

Zhang sendiri sudah menjadi guru sejak tahun 1993. Setelah sang ayah meninggal, Zhang sering bolos sekolah. Lalu sang guru akan menenangkannya dengan makanan hangat, dan tidak menghukumnya.

Menurut Zhang, memasak untuk anak-anak ini membuatnya senang karena dapat memberikan kasih sayang yang hilang dari orang tua mereka.
Setiap paginya Zhang membeli bahan-bahan makanan ke pasar. Ia lalu mulai menyiapkan semua bahan-bahannya setiap jam 2 siang. Jadi ketika anak-anak pulang sekolah sekitar jam 4 sore, semua makanan itu sudah tersedia.

Zhang yang memiliki gaji sebsar 4.500 yuan (Rp. 9.360.000,-) per bulan, menggunakan sebagian besar gajinya untuk membeli bahan makanan tersebut. Setiap harinya dia menghabiskan sekitar 80 yuan (Rp. 166.400,-) untuk kebutuhan memasaknya.
"Saya memiliki uang yang cukup, saya juga tidak minum alkohol atau merokok. Istri saya juga mendukung hal ini," ungkapnya.
Para murid Zhang biasanya sudah mengantri di depan makanan untuk dibagikan, tak jarang para murid ini berteriak senang, ketika melihat Zhang membawa makanan yang masih panas. Setelah dibagikan, nantinya mereka semua akan makan bersama-sama.

Salah satu makanan yang paling sering dimasak Zhang, ada daging iga dengan nasi ketan. Mie dengan daging sapi serta jamur, serta sup rumput laut dengan bakpao, hingga mie dengan irisan daging dan potongan hati.

"Anak-anak di desa pedalaman seperti ini biasanya dibesarkan oleh kakek nenek mereka, sehingga mereka membutuhkan bimbingan. Saya berharap bahwa hal ini, dapat menambah pengetahuan mereka, sehingga mereka memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Juga menerima pendidikan yang lebih tinggi di kota besar," pungkas Zhang.

Maka tidaklah salah kalau seorang guru disandingkan sejajar dengan seorang pahlawan, karena begitu banyaknya jasa yang telah ia berikan. Mungkin jaman sekarang orang bisa belajar otodidak, akan tetapi jelas dia sudah punya dasar-dasar pengetahuan yang tak lain tak bukan adalah jasa dari seorang guru juga. Sudah patutlah seorang guru mendapat tempat yang mulia di masyarakat, karena guru yang betul-betul mengabdikan dirinya sebagai seorang guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

Selasa, 08 Januari 2019

Mengapa Ada Orang yang Tidak Mau Menerima Nasehat?

Menyampaikan sebuah kebenaran itu adalah kewajiban bagi kita seorang muslim, karena merupakan bagian dari amar ma'ruf nahi munkar. Dalam sebuah hadist dikatakan:
قُلِ الْحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرَّا
"Katakanlah yang benar walau pahit sekalipun" (HR. Abu Dawud)

Menyampaikan sebuah kebenaran dan juga nasehat itu tidaklah mudah, ada konsekwensi buruk yang terkadang harus kita tanggung dibelakangnya. Sisi baik yang bisa kita dapatkan adalah menjaga saudara, kawan atau orang lain dari terjerumus pada keburukan dan kemaksiatan. Akan tetapi terkadang respon yang berbeda malah kita dapatkan. Yang terjadi adalah, yang diberi nasehat menjadi marah, hatinya dongkol,  benci pada kita, bahkan bisa jadi memutuskan tali silaturahmi.

Mengapa semua itu bisa terjadi?

1. Cara kita memberi nasehat salah
Kita tahu bahwa sifat manusia itu berbeda-beda. Ada yang pemarah, sensitif, penyabar, lapang dada dan lain sebagainya. Untuk itu, ketika menyampaikan nasehat, kita juga harus memahami sifat orangnya. Bagi orang yang penyabar dan lapang dada, tentu tidaklah sulit untuk menyampaikan sebuah kebenaran kepadanya. Tapi bagi orang yang sensitif, apalagi ditambah suka marah, maka dalam menyampaikan nasehat harus sehalus mungkin. Ini bertujuan agar tidak menyinggung mereka, sehingga maksud dan tujuan dari yang kita inginkan bisa tercapai.

2. Salah waktu dan tempat
Salah satu adab dalam memberikan nasehat adalah jangan sampai menyampaikannya dimuka umum. Hal ini akan membuat malu mereka. Demikian juga waktunya, kita harus bisa memilah-milah kapan waktu yang tepat untuk menyampaikan atau menyimpannya sementara waktu. Dengan melihat tempat dan waktu yang tepat, maka kemungkinan diterimanya nasehat akan lebih besar.

Kalau dua faktor diatas adalah dari sisi yang menyampaikan nasehat, yang berikut ini adalah faktor dari dalam penerima nasehat.

3. Merasa paling benar (keras kepala)
Orang yang keras kepala biasanya sukanya ngeyel. Dia akan terus mencari alasan dan berkelit untuk menunjukan bahwa dirinyalah yang paling benar. Orang seperti ini akan tutup mata, tutup telinga dari segala macam alasan, bukti atau hal pendukung lainnya. Alasannya cuma satu, dia merasa yang paling benar.

4. Merasa lebih baik (sombong)
Mencari hikmah atau manfaat itu bisa dari mana saja. Bahkan dari hewan pun, bisa ada hikmah yang patut diambil. Contohnya etos kerja pada semut, hal ini bisa terapkan pada sebuah tim atau kelompok kerja. Tapi ketika seseorang sudah merasa lebih baik dari orang lain, maka dia akan sulit untuk menerima sebuah nasihat. Orang kaya, yang merasa dia itu lebih kaya dari orang lain, dia tidak akan mau menerima nasehat dari si miskin. Demikian juga orang yang merasa punya ilmu lebih banyak atau berpendidikan lebih tinggi, tidak akan mau menerima nasehat dari orang yang berpendidikan rendah. Semua itu terjadi karena sifat sombong sudah menyatu dalam dirinya.

5. Gengsi
Jaman sekarang, yang namanya gengsi itu sudah mewabah kemana-mana. Beberapa bahkan sudah ada yang melekat erat sehingga sulit untuk dihilangkan. Orang yang gengsinya tinggi, tentunya sulit untuk bisa menerima sebuah nasehat. Dia akan merasa malu bila sampai menuruti nasehat orang lain. Didalam dirinya biasanya sudah terdapat dua sifat diatas, yaitu keras kepala dan sombong.

6. Rasa benci
Apabila rasa benci itu dipelihara, maka ia akan menutupi segala hal termasuk kebenaran dan kebaikan. Orang yang sudah terlanjur benci pada seseorang, dia tidak akan bisa menerima nasehat dari orang yang dia benci tersebut. Walaupun yang dikatakannya adalah hal baik dan benar. Kebenaran itu akan tertutupi oleh rasa bencinya, sehingga semuanya kelihatan salah dan buruk.

Dalam keseharian hidup ini, tugas kita sebagai manusia adalah untuk saling mengingatkan dalam hal kebaikan kepada sesama. Hal ini dimaksudkan agar kita semuanya sama-sama tetap berada dijalur yang diridhoi oleh Allah. Andaikan setelah kita menyampaikan nasehat atau sesuatu hal yang benar ternyata tidak bisa diterima oleh orang yang dituju, itu adalah kekuasaan Allah.
Dalam Al Qur'an surat Al-Qaşaş : 56, diterangkan,
"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk."

Yang menjadi kewajiban kita adalah berusaha menyampaikan dengan cara yang baik dan dalam waktu juga tempat yang benar. Untuk hasilnya, kita serahkan saja pada Allah SWT, karena Dia-lah yang lebih tahu yang terbaik bagi makhluk-Nya.
Wallahu a'lam bisshawab.

Rabu, 02 Januari 2019

Ingin Memelihara Hewan Unik yang Tidak Biasa? 10 Hewan Berikut Layak Dipertimbangkan

Memiliki hewan peliharaan adalah suatu kenikmatan tersendiri bagi para pecintanya. Pada umumnya orang memiliki hewan peliharaan yang memang sudah biasa dipelihara seperti kucing, anjing atau kelinci. Tetapi ada juga lho orang yang punya hewan peliharaan yang tidak umum dipelihara. Bagi mereka tentu ada kebanggaan tersendiri ketika hewan peliharaan mereka merupakan hewan unik yang tidak banyak orang memeliharanya.

Dikutip dari brilio.net dan tahupedia.com, berikut 10 hewan unik yang juga asyik untuk dipelihara.

1. Tarantula
Tarantula merupakan jenis laba-laba raksasa yang bentuknya besar dan berbulu. Tarantula termasuk dalam kelompok Theraphosidae. Bangsa Theraphosidae kurang lebih memiliki 900 macam spesies tarantula. Banyak sekali para peternak yang membudidayakan Tarantula Amerika. Ini dikarenakan harganya sangat tinggi dan paling banyak dicari di pasar hewan peliharaan jenis reptil.

2. Landak Mini
Landak mini merupakan mamalia yang berasal dari keluarga Erinaceinae. Landak mini dalam 5 genus memiliki 16 spesies yang dapat ditemukan di Selandia Baru, Asia, Afrika dan Eropa. Landak mini ini memiliki duri dibadannya yang sangat mudah untuk dikenali, yang mana duri tersebut adalah rambut berongga yang keras.
Duri landak mini sangatlah aman tidak seperti duri landak hutan, karena duri landak mini tidak mengandung racun. Jika kita sudah terbiasa memegangnya, lama kelamaan duri tersebut tidak terasa sakit, namun hanya terasa seperti memegang sikat rambut.

3. Kecoa Madagaskar
Kecoa Madagaskar atau pemilik nama latin dari Gromphadorhina portentosa merupakan serangga yang berasal dari Amerika Serikat. Kecoa madagaskar cenderung memiliki gerakan yang lebih lambat dibanding kecoa yang ada di indonesia, sehingga mudah untuk di pelihara.
Kebanyakan orang pasti akan merasa jijik dan geli atau bahkan malah merasa takut, padahal kecoa madagaskar sama sekali tidak mengandung racun. Kecoa madagaskar juga tidak memiliki bau seperti kecoa yang ada di rumah-rumah, oleh karena itu sangat mudah untuk untuk dipelihara. Cukup diberikan makan sayuran dan buah-buahan. Hewan ini sudah mulai banyak peminat yang ingin memeliharanya sebagai hewan peliharaan, bahkan ada juga yang menjadikan kecoa madagaskar sebagai pakan untuk reptil lainnya, seperti tarantula atau kalajengking beserta jenis hewan pemangsa lainnya.

4. Umang-Umang (Hermit Crab)
Hermit Crab atau di Indonesia dikenal juga dengan nama umang-umang. Cocok untuk orang yang tinggal di apartemen dan mencari hewan peliharaan yang pemeliharaannya mudah serta murah. Anda hanya membutuhkan tangki ikan atau aquarium tua, air, kerikil-kerikil, makanan dan cangkang atau tempurung dengan berbagai ukuran karena mereka berganti cangkang seiring pertumbuhan mereka.
Walaupun pada awalnya ada kemungkinan anda dicapit oleh mereka, tetapi semakin sering Anda bermain dengan hewan peliharaan ini, maka kemungkinan anda dicapit juga akan berkurang.

5. Fennec Fox
Fennec Fox adalah rubah nokturnal (hidup dimalam hari) yang berasal dari Afrika Utara. Mereka lucu serta cantik. Perilaku mereka menyerupai anjing, tetapi anda harus berhati-hati apabila hewan ini kabur, karena mereka bergerak sangatlah cepat. Anda juga harus memastikan izin dari pemeliharaan hewan ini.
Hewan ini sangat aktif, cepat, nokturnal, bersih dan lincah serta bersuara tinggi, tetapi mereka sangatlah mudah untuk dilatih seperti anjing. Mereka bahkan dapat dilatih agar pada saat dipanggil mereka datang.

6. Sigung (Skunk)
Walaupun bau, sigung sangatlah lucu. Jadi tidaklah membingungkan jika beberapa orang memelihara sebagai hewan peliharaan. Yang tidak kita ketahui adalah sigung yang menjadi hewan peliharaan biasanya kantung untuk mengeluarkan bau mereka telah dibuang terlebih dahulu, jadi tidaklah perlu takut kalau mereka bau. Mereka adalah hewan dengan penglihatan yang buruk, jadi membutuhkan tempat yang agak tertutup.
Pastikan anda telah mengecek izin pemeliharaan sigung ini, karena tidak semua negara mengizinkan memelihara hewan ini.

7. Sugar Glider 
Karena ukurannya yang kecil, hewan peliharaan ini sangat mudah untuk dibawa kemana-kemana. Kamu bisa menaruhnya di pundak, atau di kantong bajumu.
Sugar Glider yang memiliki nama latinnya Petaurus breviceps ini merupakan hewan peliharaan kecil yang tergolong arboreal, marsupial, dan omnivora. Sugar Glider berbentuk seperti tupai terbang. Mengapa memiliki nama sugar glider ? karena hewan peliharaan ini menyukai makanan yang manis-manis seperti Nectar bunga di hutan. Dia juga dapat melayang dari satu tempat ke tempat lainnya.

8. Kura-kura Air
Kura-kura air dalam bahasa lain disebut Trapine Carolina kini telah menjadi binatang pemeliharaan yang sedang populer di kalangan remaja para pecinta hewan reptil. Hewan yang bentuknya lucu dan unik ini, hampir sebagian besar ada disemua perairan dunia baik daerah tropis dan subtropis, baik air tawar maupun air laut.
Keunikan hewan peliharaan ini adalah memiliki proses tidur dalam jangka panjang atau biasa disebut hibernasi. Proses tersebut adalah bentuk pertahanan diri terhadap cuaca ekstrim. Kura-kura air bentuk proses hibernasinya ialah dengan merendamkan diri di dalam lumpur sepanjang cuaca ekstrim tersebut berjalan.

9. Leopard Gecko
Leopard gecko adalah hewan berjenis tokek. Di negara asalnya yakni Pakistan, Iran, dan India biasa disebut dengan tokek macan tutul. Kenapa disebut tokek macan tutul? Karena bentuk tubuhnya memiliki corak yang menyerupai macan tutul.
Hewan nocturnal (hidup di malam hari) ini telah menjadi hewan peliharaan populer bagi para pecinta pemelihara hewan reptil. Apa sebabnya bisa menjadi populer? Karena cara memeliharanya yang sangat mudah. Salah satu contohnya adalah pembuatan kandang leopard gecko yang mudah dan tidak ribet, cukup hanya menyediakan vivarium atau kotak sejenis plastik berukuran 90x45x45cm itu sudah cukup,

10. Bearded Dragon
Reptil yang berasal dari Australia ini memiliki kemiripan dengan iguana. Mengapa memiliki nama Bearded Dragon? Karena memiliki bentuk seperti naga yang berjenggot. Hewan peliharaan ini hanya dapat bertahan hidup hingga 8 tahun saja.
Karena berasal dari Australia, sudah bisa dipastikan bahwa hewan ini hidup di daerah kering dan berbatu seperti kawasan hutan terbuka yang semi gurun. Dengan habitat asli kawasan seperti itu, menjadikan hewan ini sangat suka memanjat dan juga hinggap di ranting dan semak-semak.

Bagi penghobi hewan peliharaan, punya hewan peliharaan yang sedikit agak nyeleneh tentu ada tantangan dan keasyikan tersendiri. Dan hewan-hewan diatas bisa dijadikan rekomendasi dan juga pilihan. Asalkan kita juga tahu dan paham, terkadang hewan peliharaan yang nyeleneh alias tidak biasa itu ada beberapa yang butuh penanganan yang tidak biasa pula. Asalkan kita mau mempelajari cara merawatnya dan juga mau mengaplikasikannya tentu tidak ada masalah. Karena kita tahu, mereka juga mahluk Tuhan yang tentunya harus dijaga dan disayangi keberadaannya.

Selasa, 01 Januari 2019

6 Perilaku yang Patut Kita Contoh dari Kehidupan Semut

image source: finansialku.com
Jenis serangga didunia ini sangat beraneka ragam, salah satunya adalah semut. Semut merupakan serangga anggota suku Formacidea, bangsa Hymenoptera. Semut sebagian besar hidup dikawasan tropika, sedangkan jenisnya mencapai sekitar 12.000 yang ada didunia. Sebagian besar semut hidup dalam koloni dengan sarang-sarangnya yang teratur.

Semut dikenal sebagai hewan sosial, yaitu hewan yang selalu bahu-membahu dalam segala hal. Ini dipengaruhi model kehidupan mereka yang selalu berkelompok, sehingga mereka lebih banyak menghabiskan hidupnya bersama anggota kelompoknya. Dalam kehidupan semut banyak hal yang bisa kita pelajari.

Berikut kami paparkan beberapa diantaranya, yang diambil dari berbagai sumber.

1. Memikirkan musim hujan ketika musim panas
Masih ingatkah anda dongeng belalang dan semut?
Ketika musim panas berlangsung, semut terus-menerus mengumpulkan makanan dan menimbunnya di sarang walaupun mudah mencari makanan diluar. Sedangkan belalang bernyanyi riang meloncat kesana-kemari bersantai-santai ria. Dia berfikir, buat apa menimbun makanan? Toh sekarang makanan melimpah ruah, gampang mencarinya. 

Ketika tiba musim penghujan, belalang kebingungan karena kesulitan mencari makanan. Sedangkan semut, tetap bersuka ria didalam sarang karena stok makanan yang melimpah tanpa perlu berpikir bingung mencari makanan.
Ini memberi gambaran kepada kita, bahwa kita juga harus mempersiapkan masa depan. Kalau sekarang kita serba berkecukupan atau bahkan mungkin berlebih, belum tentu esok hari atau bulan depan atau tahun depan kita juga akan seperti itu. Karena kita tidak akan selamanya berada diatas, adakalanya kita juga bisa berada dibawah.

2. Jago dalam mencium peluang
Soal menganalisa keberadaan makanan, semut adalah salah satu jagonya. Coba taruh saja gula dilantai yang tidak ada semutnya, kemudian tinggalkan. Selang beberapa saat, silahkan lihat kembali. Kemungkinan besar gula tersebut sudah dikerumuni oleh kawanan semut. Itulah bukti kalau pepatah yang mengatakan "dimana ada gula, disitu ada semut", itu adalah nyata.

Seperti semut yang pintar dalam mencari keberadaan makanan, kita juga harus jeli dalam menangkap sebuah peluang. Jeli dalam menangkap peluang merupakan modal berharga dalam sebuah usaha. Itu akan menjadikan sebuah usaha cepat berkembang, karena bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.

3. Suka gotong royong
Kalau ingin melihat team work yang solid, lihatlah semut. Semut selalu melakukan gotong royong dalam pekerjaannya. Itu adalah contoh yang bagus bagi kita untuk melakukan gotong royong dalam sebuah pekerjaan. Pekerjaan yang dilakukan dengan gotong royong akan terasa lebih ringan pengerjaannya.

Seekor semut yang menemukan makanan dalam jumlah besar pasti akan memanggil teman-temannya untuk memindahkannya kedalam sarang. Apabila bentuknya terlalu besar, maka mereka akan mencabik-cabiknya dalam bentuk kecil sehingga bisa dibawa oleh anggota koloni. Tidak ada dari mereka yang membanggakan diri karena membawa yang lebih besar, atau karena yang pertama kali menemukan makanan tersebut.
Itulah yang harus kita tiru dari mereka, rasa solidaritas dan kebersamaan yang tinggi diantara sesama.

4. Tidak kenal menyerah
Coba kita perhatikan baik-baik pada seekor semut atau gerombolannya. Apabila ada rintangan didepannya dia tidak akan diam ataupun malah pulang kembali kesarangnya. Dia pasti akan mencari jalan bagaimana agar bisa melewati rintangan tersebut. Entah dengan jalan menyelinap, mencari jalan tembus, memutar arah, menaikinya atau lain sebagainya.

Inilah yang harus kita contoh dari semut. Jangan cepat menyerah pada sebuah ujian atau rintangan. Kita harus selalu berusaha mencari jalan keluarnya. Seperti kata pepatah "banyak jalan menuju Roma". Pasti ada jalan keluar dari setiap masalah. Seperti sebuah motto yang terinspirasi dari cara berpikir semut yang dikumandangkan Wiston Churchill, Perdana Menteri Britania Raya pada masa pemerintahan George IV, "Never give up. Never, never give up!"

5. Bekerja dengan maksimal
Semut memiliki etos kerja yang sangat baik. Ketika mencari makanan, tahukah anda berapa yang mereka kumpulkan kedalam sarang? Sebanyak mungkin. Bila ada remah-remah roti yang jatuh dilantai, kemudian ada semut yang bisa mencium dan menemukannya, maka remah-remah roti tersebut akan habis dibawanya kedalam sarang. Mereka tidak akan memikirkan seberapa banyak yang dia bawa atau seberapa banyak yang teman mereka bawa. Sebelum remah-remah roti tersebut habis, mereka tidak akan berhenti untuk memindahkannya.

Hal yang seperti ini akan membentuk etos kerja yang baik. Dengan mengerahkan kemampuan secara maksimal tanpa harus iri dengan yang lain, akan membuahkan hasil kerja yang maksimal juga.

6. Menghormati sesama
Apakah anda selalu menyapa apabila bertemu saudara atau teman? Mungkin kita melakukannya, tapi pasti tidak seintens yang dilakukan semut. Semut selalu menyapa apabila bertemu sesamanya. Sangat jarang ditemui seekor semut berkelahi dengan semut yang lain dalam satu koloni. Ini berbeda dengan manusia yang terkadang memanfaatkan temannya untuk kepentingannya sendiri, iri dan dengki atas kesuksesan yang lain dan sifat-sifat lainnya yang bersumbu dari kurangnya sifat menghormati.

Tidaklah salah jika semut dijadikan salah satu nama surat dalam Al Qur'an yaitu surat An-Naml, yang merupakan surat ke 27 dari Al Qur'an. Dalam sebuah hadist disebutkan, semut juga merupakan salah satu hewan yang dilarang dibunuh. Kita bisa banyak belajar dari kehidupan semut. Hikmah itu bisa datang dari mana saja, tak terkecuali dari seekor hewan kecil yang kelihatannya lemah tak berdaya bila dibandingkan dengan manusia, yaitu semut.